Jumat, 05 Januari 2018

Banjir Bandung Raya Dayeuh Kolot

Menengok Keceriaan Bocah Korban Banjir di Kabupaten Bandung
Wisma Putra - detikNews

Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Gilang Asmana Putra (10), adalah salah satu anak yang menjadi korban banjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rumahnya di Kampung Cijagra, Desa/Kecamatan Bojong Soang, tergenangi banjir akibat luapan Sungai Citarum.

Lebih dari sepekan Gilang bersama kedua orangtuanya, dan juga 160 orang warga lainnya tinggal di pengungsian Gudang Tanggo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Walau tempat tidur dan tempat bermainnya dipindahkan ke pengungsian, Gilang terlihat ceria. Ia bermain bersama teman-teman sebayanya. "Ramai maen di sini. Banyak teman di sini, main bareng, nyanyi, menari dan belajar," kata Gilang.

Gilang tampak aktif saat bernyanyi dan menari bersama teman-temannya. Dia termasuk salah satu anak pemberani dibandingkan teman-temannya. Tanpa merasa malu Gilang berani menyanyikan Lagu Indonesia Pusaka dihadapan teman-temannya.

Meski agak gugup menyanyikan lagu karya Ismail Marzuki itu, dengan tuntunan salah satu petugas Tim Dukungan Psikososial Tagana Provinsi Jabar Gilang dapat menyanyikan lagu itu sampai selesai dan mendapat applause dari teman-temannya.

Gilang mengaku betah tinggal di pengungsian. Bahkan saat rumahnya sudah tidak tergenang pun, ia masih kerap mengungjungi tempat pengungsian untuk bermain dengan teman-temannya yang masih tinggal di sana. Gilang kerap bolak-balik ke pengungsian itu hanya untuk bermain.

"Senang ibu (Tim Dukungan Psikososial Tagana Provinsi Jabar) baik-baik, suka ngajak bermain," tambahnya.

Foto: Wisma Putra


Sementara itu, salah satu petugas Tim Dukungan Psikososial Tagana Provinsi Jabar Imas Rosita mengatakan, pasca bencana dampaknya akan terjadi kepada anak-anak.

"Kami memberi masukan, motivasi dan semangat kepada anak-anak biar tidak stres," ujar Imas.

Menurutnya banyak materi yang diberikan oleh Tim Dukungan Psikososial Tagana Provinsi Jabar kepada anak-anak korban banjir itu. "Materinya tepuk semangat, nyanyi lagu anak-anak dan banyak lagi," ucapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Staf Khusus Kementerian Sosial Republik Indonesia (Stafsus Kemensos RI) Eko Ernada menyatakan Pemulihan mental anak-anak itu sangat penting, karena mereka harus tinggal dalam kondisi yang tidak seperti biasanya.

Eko yang datang mewakili Mensos, mendistribusikan bantuan logistik dari Kemensos RI untuk meringankan beban para korban banjir di Kabupaten Bandung.

Ia menuturkan stok logistik Kabupaten Bandung sebanyak 100 ton (dalam bentuk beras), kemudian Jabar 200 ton. Menurutnya apabila stok logistik yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten dan provinsi tak mencukupi, pemerintah pusat bisa mengeluarkan cadangan logistiknya dengan jumlah sesuai kebutuhan.

"Hari ini kami datang mewakili ibu Mensos yang berhalangan hadir. Kehadiran kami juga menunjukan kehadiran negara di tengah masyarakatnya," ujarnya.

Logistik yang dibawa Stafsus Kemensos RI itu berupa family kit, makanan siap saji, matras, terpal dan lainnya senilai kurang lebih Rp 47 juta. Logistik itu didistribusikan untuk korban bencana banjir di Kabupaten Bandung.

Banjir, Jalan Raya Dayeuh Kolot

Rabu 15 November 2017, 10:39 WIB
Banjir, Jalan Raya Dayeuhkolot Tak Bisa Ditembus Kendaraan
Rabu 15 No
vember 2017, 10:39 WIB
Banjir, Jalan Raya Dayeuhkolot Tak Bisa Ditembus Kendaraan 

Kabupaten Bandung - Sejumlah ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung tidak dapat dilalui kendaraan akibat luapan Sungai Citarum yang masih belum surut.

Kapolsek Dayeuhkolot Kompol Agus Setiawan mengatakan akses jalan yang terendam banjir di antaranya, Jalan Raya Dayeuhkolot-Mochammad Toha tepatnya di depan PT Metro Garmen dan PT Kardinal.

"Genangan air sekitar 70 cm dan lalu lintas tidak bisa dilalui," katanya via pesan singkat, Rabu (15/11/2017).

Selain itu, banjir juga menggenangi jalan depan Desa Citeureup, di ruas jalan itu terjadi genangan air sekitar 30 cm.

"Jalan Dayeuhkolot lainnnya, tepatnya depan PLN terjadi genangan air sekitar 70 cm. Tidak bisa dilintasi roda dua dan empat," tambahnya.

Sementara itu Kasatlantas Polres Bandung AKP Doni E Wicaksono mengatakan, Jalan Daayeuhkolot-Banjaran tergenang 60 cm, selain itu banjir juga terjadi di Jalan Raya Baleendah tepatnya di arah taman Kota Baleendah dengan genangan air setinggi 100 cm dan arah Ciodeng Rancamanyar genangan air setinggi 150 cm dan tidak bisa dilintasi kendaraan.

"Cijagra Bojongsoang, genangan air sekitar 10 cm dan Cidawolong Majalaya genangan air sekitat 20 cm (bisa dilintasi seluruh jenis kendaraan)," ungkapnya.

Pihaknya telah menerjunkan anggota Satlantas Polres Bandung untuk melakukan pengaturan lalu lintas di ruas jalan terdampak luapan Sungai Citarum.

"Situasi lalu lintas meriah terkendali," ujarnya.

Dony menambahkan, untuk masyarakat yang akan berpergian ke Kota Bandung dari arah Banjaran dan sebaliknya untuk menghindari Jalan Dayeuhkolot dan gunakan jalur alternatif.

"Kendaraan dari arah Pangalengan menju Dayeuhkolot atau Kota Bandung, di pertigaan Kamasan dibelokan ke arah Soreang - Warung Lobak - Katapang - Jalur Kopo. Kendaraan dari arah Banjaran menuju di Pertigaan Asem dibelokan menuju Jalan Rancamanyar dan kendaraan dari arah Banjaran - Pameungpeuk - Baleendah menuju dibelokkan menuju Jalur Siliwangi - Cijagra Bojongsoang - Buahbatu," katanya.

Polisi Bantu Warga Melintasi Genangan Banjir di Dayeuhkolot
Anggota Polsek Dayeuhkolot berasama Satlantas Polres Bandung membantu evakuasi warga yang akan pergi bekerja dan bersekolah terjebak banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot.

Proses evakuasi itu dilakukan menggunakan mobil Patroli Polsek Dayeuhkolot, dimana para warga diangkut menggunakan mobil dinas Polri itu dan duduk di bak belakangnya.

"Mereka kami angkut menggunakan mobil (rombongan) dan diantarkan sampai ke tempat kerjanya," ujar Agus.

Foto: Istimewa





(ern/ern)
banjir kabupaten bandung dayeuhkolot

Upload Foto/Video Seputar Tempat Wisata Menarik yang Bisa Dijadikan Referensi untuk Liburan di Sekitarmu ke PasangMata.com 
Share:
7 komentar


Berita Terkait
Kisah Sukses Perambah Hutan Sarongge Konservasi Gunung Pangrango
Menengok Keceriaan Bocah Korban Banjir di Kabupaten Bandung
Banjir, Mobil Menuju Majalaya dari Buahbatu Diputarbalik
Banjir di Kabupaten Bandung Meluas
Siswa SMA Kabupaten Bandung Sulap Limbah Jadi Pendeteksi Banjir
Banjir Kabupaten Bandung Lumpuhkan Aktivitas Ekonomi Warga
Banjir Landa Margaasih Perbatasan Kabupaten Bandung-Cimahi
Tanggul Jebol, Dadang Naser: Kewenangan PSDA dan BBWS

Baca Juga
detikInet
Telkom Bedah Rumah Ratusan Pensiunan
detikFinance
Mentan Klaim Tekan Impor Jagung Bisa Hemat Devisa Rp 12 T
detikFinance
Cerita Mentan Pernah Jadi Anak Kos Hingga Tangkap Ikan untuk Lauk
detikOto
#nodrivingunder17
Anak 15 Tahun yang Nyetir Angkot Bikin Rifat Sungkar Prihatin
detikFinance
Rel Kereta Mati Bandung-Ciwidey Dihidupkan, Ini Dampaknya
detikFinance
Nasihat Jokowi ke Pengusaha Muda: Saya Rem Blong 3 Kali, Tapi Bisa Bangkit Lagi
News Feed

Saat Khofifah Mendadak Jadi Wartawan
Jumat 05 Januari 2018, 22:41 WIB

Wagub Sandi dan Menteri Khofifah Bahas Program Bersama
Jumat 05 Januari 2018, 22:40 WIB

Promo Spesial Akhir tahun Comercial Estate Bekasi
Promoted

Galau Cari Pendamping Gus Ipul, Tetap Anas atau Ganti Risma?
Jumat 05 Januari 2018, 22:40 WIB

Ramah Tamah ala Kepala BSSN: Ngopi Santai sampai Stan